Memberi Materi Menulis ke pelajar Muhammadiyah Kota Binjai-02

Berbagi Tips Mencari Ide Menulis ke Pelajar Muhammadiyah Binjai

Memberi Materi Menulis ke pelajar Muhammadiyah Kota BinjaiPerjalanan sekitar 45 menit dari Medan-Binjai. Pagi itu begitu cerah. Bersama rekan yang juga adik sewaktu di Teropong UMSU saya sampai ke SD Muhammadiyah 01 Binjai, di Jalan RA Kartini sekira pukul 8.45 WIB. Pagi, itu saya hadir kembali ke Binjai untuk berbagi ide bagaimana menulis cerita pendek.

Sebagai Redaktur Minggu yang juga pengelola Rubrik Taman Riang  Harian Analisa. Berbagi ilmu menulis memang sudah sering dilakukan. Di Binjai sudah merupakan kali yang ketiga. Awalnya di SMP Negeri 13 Binjai, berlanjut ke SMP Swasta Methodist Binjai dan pada 20 April memberi pelatihan ke 40 pelajar SD, dan SMP Muhammadiyah se Kota Binjai.

Acara dibuka oleh Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PD Muhammadiyah Kota Binjai, BapakDasril Suar. Turut memberi sambutan Ketua Panitia, Bapak Syarifuddin Lubis. Kegiatan ini diikuti utusan  murid SD Muhammadiyah di Binjai ydari SD Muhammadiyah 01 Binjai, SD Muhammadiyah 02 Binjai, SD Swasta Aisyiyah, SD Muhammadiyah 04, SD Muhammadiyah 05 Sambirejo, SMP Muhammadiyah 12 Binjai dan SDIT Hj Mardiah Lubis Binjai dan semua didampingi guru pendamping.

Berbagai tips menulis dengan mudah saya berikan agar pelajar Muhammadiyah Binjai bisa menemukan ide dan mengembangkan ide yang baik menjadi sebuah tulisan atau cerita pendek yang menarik. Untuk berbagi saya mengambil sumber dari buku “Nulis Itu Gampang; Panduan untuk Penulis Cilik Indonesia” karya Kakak Rien DJ.

Selain itu, pengalaman pengasuh selama menjadi pemateri di berbagai pelatihan menulis anak-anak.

Langkah yang selalu awal saya berbagi yakni bagaimana mendatangkan ide? Dalam buku tersebut dijelaskan!

1.Gambar

Carilah gambar di majalah atau di interent atau yang menempel di dinding kamarmu. Misalnya kamu bisa melihat gambar pohon yang hampir roboh. Kita bisa mengembangkan ide itu menjadi cerita. Gambar di kamar maupun di ruang sekolah juga bisa menjadi ide yang menarik. Misalnya, gambar jam, foto presiden, maupun gambar lain.

  1. Benda-benda di sekitar kita

Tak usah bingung. Lihat saja kamarmu. Adakah benda yang paling kalian suka? Boneka? Buku?Guling? Pilih salah satu dulu. Kemudian ingat-ingat, darimana benda itu berasal? Kemudian bayangkan bagaimana jika benda itu hilang atau rusak. Nah, cerita akan menarik bukan!

Memberi Materi Menulis ke pelajar Muhammadiyah Kota Binjai-01

Saat pelatihan saya selalu membawa benda-benda menarik. Kebiasaan yakni membawa boneka Upin Ipin yang pakaian dicopot. Nah, ternyata sambubtan sangat luar biasa. Hanya bermodal boneka Upin-Ipin banyak teman-teman terus terpancing dan mengeluarkan ide-ide dan akhirnya bisa memuat tulisan yang menarik. Jika dilihat di Rubrik Taman Riang ada tulisan “Sibotak Pemberani” dan “Tuyul Mencari Nafkah” atau “Tuyul Yang Cantik”. Dari pelatihan di SD Muhammadiyah Binjai. Muncul tulisan yang unik. “Tuyul Jadi Guru”, “Si Botak yang Jahat” dan cerita-cerita menarik lainnya.

Ketika saya membawa topi ‘polisi’ yang sering dipakai anak saya sekolah TK. Muncul tulisan “Topi Polisi Yang Angker”. Hmmm, tulisan adik-adik seram-seram juga. Jadi takut ya!

  1. Pengalaman sehari-hari

Kalian pernah diajak jalan-jalan atau piknik. Ada apa saja di sana? Bagaimana jika itu kotor? Bagaimana kalau tas mu hilangditempat itu? Atau cerita di rumah. Seperti ketika adik kita menduduki mangkok berisi kuah bakso dan menjerit-jerit kepanasan. Tentunya menarik bukan untuk ditulis. Anak saya Muhammad Rafly AR punya tulisan yang lucu “Kedudukan Kuah Bakso”. Ceritanya, saat buka bersama, adiknya yang ketika itu berumur dua tahun sangat lasak. Saking lasaknya makanan berbuka berserakan. Nah, rupanya dia lupa di belakang ada mangkok bakso yang masih panas. Ketika duduk, kuah bakso pun kedudukan. Spontan adiknya bangkit dan mengucapkan “Aduk panas…, panas..,. Kamipun sekeluarga tertawa.

  1. Rasa empati

Ide juga bisa dating dari rasa peduli kita pada lingkungan. Misalnya kita melihat adik senang membuang-buang air. Padahal, dalam Islam kita harus hemat air. Kita bisa membuat cerita tentang hemat air.

Terkadang adik kita juga pernah memainkan parfum kakak dan memecahkannya. Padahal, harganya mahal. Cerita tentang  parfum bisa menarik seperti “Parfum Bau Hewan”. Wah, kalau ada wangi parfum seperti ini tentunya adik-adik kita tidak mau menyentuhnya bukan!

  1. Kata-kata bijak atau peribahasa

Misalnya kata bijak: Jangan tunda sampai besok apa yang bisa kau kerjakan sekarang. Dari kata bijak itu kita bisa bercerita tentang anak yang suka menunda pekerjaan. Sewaktu di SD Muhammadiyah 01 Binjai, sekolah tersebut memasang kata-kata bijak persis di depan sekolah. Banyaaak sekali dan tulisan kata-kata bijak tersebut bisa menjadi cerita.

  1. Jalan-jalan.

Jalan-jalan bisa dapat ide? Gimana ceritanya? Tentunya cerita jalan ini sangat menarik untuk ditulis. Banyak buku muncul dari hasil jalan-jalan. Adik-adik di rumah pastinya suka di ajak jalan-jalan. Terkadang di sekolah ada outing kelas. Hasil hasil outing kelas tersebut bisa menjadi cerita yang menarik. Penulis terkenal yang menciptakan tokoh bernama Harry Potter adalah JK Rowling, ternyata ide ceritanya muncul saat naik kereta api.

  1. Bermain dengan teman

Bermain adalah aktivitas yang wajib dilakukan adik-adik. Bahkan, karena sudah mengetahui asyiknya bermain, ada anak-anak yang tidak mau diajak orangtua bepergian takut tidak bisa bermain.

Dari bermain tersebut ada ide yang bisa dijadikan tulisan. Misalnya, ada teman yang suka menangis ketika bermain, seperti tokoh Fizi dalam serial kartun Upin Ipin. Atau ada teman yang suka membawa pulang mainan tanpa izin? Semau bisa jadi cerita menarik bukan!

  1. Ngobrol dengan orang lain.

Kakak Rien DJ menyarankan menjadi penulis tidak boleh malu-malu, karena itu mengobrol dengan orang lain harus menjadi kebiasaan. Misalnya ngobrol dengan nenek atau dengan tetangga. Semua cerita ngobrol tersebut bisa menjadi ide untuk menulis. Kalau menulis cerita orang tentunya harus meminta izin dulu ya teman-teman!

  1. Buku yang Kita Baca

Banyak penulis yang menemukan ide setelah membaca buku. Bahkan, beberapa penulis terkenal juga menemukan ide dari membaca buku yang dibacanaya. Dari membaca buku tersebut kita mencari idenya. Lalu bagaimana menemukan ide dari buku tersebut. Bukan meniru ya!

Misalnya, kita membaca buku tentang satu cerita. Kita tidak meniru cerita tersebut tetapi mencerita dari sudut yang berbeda.

  1. Film yang ditonton

Cara mencari ide dari film tidak berbeda dengan mencari ide dari buku. Pasti teman-teman suka menonton film kartun. Dari film kartun tersebut kita bisa menemukan ide, kalau film kartun Sopo Jarwo. Tentunya kita bisa membuat cerita yang hampir mirip tapi tokohnya berbeda-beda, dan akhir ceritanya juga berbeda. Sesuai dengan yang kita ingin.Tentunya asyik bukan. Lihat saja, film kartun kehebatan anak-anak India di salah satu televisi nasional.  Ada Syifa dan Krisna.Masih ada lain, mereka membuat anak-anak tersebut hebat tetapi dengan kehebatan masing-masing.

Berikut foto-foto kegiatan lainnya

Memberi Materi Menulis ke pelajar Muhammadiyah Kota Binjai-02 Memberi Materi Menulis ke pelajar Muhammadiyah Kota Binjai-03 Memberi Materi Menulis ke pelajar Muhammadiyah Kota Binjai-04

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Name *
Email *
Website