Gambar 3

Reading Log, Sarana Memahami Materi dengan Baca Buku

 

Gambar4

Reading Form yang terpasang seperti ular

FKIP UMSU-Salam literasi, pagi yang cerah. Tepat 16 Oktober 2018. Suasana kelas III A Pagi Prodi Pendidikan Bahasa Inggris mengawali belajar pukul 07.30 WIB. Pagi itu, dosen yang selalu murah tersenyum itu hadir. Muhammad Arifin, MPd itulah namanya. Pak Arifin biasa disapa merupakan dosen Mata Kuliah Kurikulum dan Pembelajaran.

Setiap pertemuan, selalu saja ada metode pembelajaran yang berbeda-beda beliau bawakan. Misalnya, saja mengawali kuliah di pertemuan dengan kontrak kuliah menggunakan metode ceramah, di pertemuan ke dua sudah menggunakan metode Snow Ball Throwing. Yang lebih dedekan lagi, biasanya Pak Arifin melelang kuis di akhir atau di awal perkuliahan. Tujuannya apakah mahasiswa memahami materi yang disampaikan minggu sebelumnya.

Pagi itu, materi kuliah yang diajarkan yakni “Landasan Pengembangan Kurikulum”. Pak Arifin mengawali dengan menyampaikan kegiatan perkuliahan, tujuan dan metode. Hmmm, kami diajarkan salah satu metode agar membaca lebih bermakna dengan Reading Log.

Adapun langkah-langkah yang dibuat yakni

  1. Membagi dalam kelompok
  2. Memberikan penjelasan tentang pembelajaran
  3. Melaksanakan program DEAR (Drop Everything and Read)

Dalam program DEAR tersebut, terbagi dalam 1). Membaca tanpa suara, 2), menulis informasi penting (Judu buku, penulis, penerbit, cetakan, halaman dan ringkasan), 3). Bercerita dan 4). Menulis Reading Worm (Intisari tulisan dari sebuah bahan bacaan).

  1. Mendesain Reading Log

Suasana kelas yang awalnya ramai karena mendapat penjelasan dari dosen tiba-tiba hening. Setiap mahasiswa membaca buku selama 10-15 menit. Mahasiswa terlebih dahulu harus membawa buku yang berhubungan dengan mata kuliah. Dari situ, diketahui ternyata banyak sekali buku-buku tentang kurikulum dan sangat beragam.

Usai membaca hening, Pak Arifin pun meminta agar membaca hening dihentikan, Sudah cukup waktu membacanya. Kelas pun kembali ramai. Sekarang waktunya menulis Reading Log. Spontan di buku sakti yang sudah disiapkan. Buku Sakti dalam pembelajaran Pak Arifin adalah buku yang berisi tentang segala aktivitas di kelas selama kuliah berlangsung. Bisa berisi catatan, bisa berisi kritik maupun saran terhadap apa yang disampaikan. Biasanya mahasiswa menulisnya setelah belajar, atau terkadang untuk mencatat materi yang diberikan dosen.

Mahasiswa, sesekali bertanya. “Pak penerbitnya yang mana,” ucap mereka.

“Pak, ini kita tulis tahun berapa, soalnya daa banyak cetakan,” ucap yang lainnya.

Pak Arifin menjelaskan, bahwa di buku ada halaman khusus tentang identias. Nah, mereka pun akhirnya memahami dan menulisnya. Setelah semua siap menulis. Mahasiswa diminta untuk bercerita. “Ayo, cari pasangan masing-masing. Duduknya harus berhadapan,” ucap Pak Arifin.

Mahasiswa pun sibuk, awalnya ada yang duduk miring, ada yang tidak dapat pasangan. Tetapi setelah diberi penjelasan mereka pun akhirnya menceritakan ringkasan yang ditulis ke pasangan secara bergantian. Kelas begitu ramai, semua saling bercerita. Pak Ariifn terkadang mendengar dengan seksama yang disampaikan mahasiswa, ada yang bercerita dengan lugas, cepat dan lancar. Tetapi, ada yang bercerita sembari melihat catatan.

“Cukup”, kata Pak Arifin. Saat itu, Pak Arifin mencoba mendengar satu mahasiswa bercerita. “Apa yang Anda dapat dari membaca dan bercerita tadi,” Tanya dosen berkumis ini. “Saya dapat memahami ternyata dari buku yang saya baca, judul….., pengarang…., tahun terbit…., halaman,… saya menyimpulkan bahwa Landasan Pengembangan Kurikulum ada 4…,” terlihat mahasiswa menjelaskan satu per satu.

Pak Arifin pun senang, selanjutnya mahasiswa diminta untuk menulis Reading Worm. Kelas menjadi hending. Masing-masing peserta membuat sedetail-detail informasi tentang pelajarannya di kertas bulat selepar kertas piringan Compact Dick tersebut. Hampir 15 menit, Pak Arifin meminta agar mahasiswa memasang Reading Worm di kertas bulat di papan tulis berbentuk ular.

Mahasiswa tampak bersemangat, mereka satu per satu menempel Reading Wormnya. “Pak yang tulisan merah,”suara mahasisa terdengar. Kelas ditutup dengan menunjuk satu Reading Worm dan mahasiswa yang menulis diminta menjelaskan intisarinya. Metode yang sama juga diperlakukan untuk kelas III B Pendidikan Bahasa Inggris di hari yang sama.

Berikut gambar-gambarnya.

 

Gambar 5

2. Bercerita (Kelas III A Pagi Prodi Pendidikan Bahasa Inggris)

Gambar 2

2. Bercerita (Kelas III B Pagi Prodi Pendidikan Bahasa Inggris)

Gambar 1

2. Menulis Reading Form (Kelas III B Pagi Prodi Pendidikan Bahasa Inggris)

Gambar 3

3. Memasang Reading Form (Kelas III B Pagi Prodi Pendidikan Bahasa Inggris)

gambar 4 Gambar4

4. Hasil Reading Form berbentuk ular (Kelas III A dan III B Prodi Pendidikan Bahasa Inggris)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Name *
Email *
Website